Photobucket
Tampilkan postingan dengan label ..:Artikel Bunda:... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ..:Artikel Bunda:... Tampilkan semua postingan

03 Juli 2011

..:Menyusun makanan sehat untuk keluarga:..

KOMPAS.com - Meski telah menyadari manfaatnya, menghidangkan makanan sehat untuk keluarga seringkali terkendala kesibukan. Jadwal padat dan jam kerja yang panjang memaksa Anda untuk menyajikan makanan praktis dan simpel, sehingga kurang memperhatikan faktor kesehatannya.

Jika saja dipersiapkan jauh hari, sebenarnya memasak makanan sehat untuk keluarga setiap hari, sangat memungkinkan. Dibutuhkan komitmen yang kuat untuk menjalaninya. Jika pun tak bisa setiap saat, setidaknya sempatkan waktu menyiapkan sarapan sehat. Caranya?

1. Catat rencana menu untuk seminggu
Cobalah mulai berdisiplin menuliskan menu selama seminggu. Tak harus menu lengkap, setidaknya gambaran kasar saja, apa yang ingin Anda masak setiap hari selama seminggu. Perencanaan menu ini akan memudahkan Anda fokus memasak makanan sehat. Misalnya, Senin Anda ingin memasak sayuran, Selasa dengan menu daging, Rabu membuat sup kacang merah yang kaya protein, Kamis saatnya memasak bakmi vegetarian dari dapur Anda, dan Jumat giliran mengolah ikan. Dengan merencanakan menu, Anda bisa menghindari kebiasaan memesan makanan cepat saji karena tak ada makanan di rumah. Juga menghindari belanja makanan mendadak mendekati waktu memasak, karena ada bahan yang terlupakan.

2. Masak sumber protein dengan cara sehat
Makanan sehat juga dipengaruhi dari cara memasaknya. Sebaiknya hindari masak sumber protein seperti daging dengan menggorengnya di minyak panas. Sumber protein di rumah lebih sehat jika dimasak dengan cara dipanggang. Jika ingin diberi bumbu, buatlah bumbu dari bahan alami secara manual dan jangan menggunakan bumbu instan dengan kadar garam dan gula yang tinggi. Selain daging, sumber protein bisa didapatkan dari telur, susu dan produk susu, kedelai, tahu, kacang-kacangan seperti buncis atau kacang polong.

3. Siapkan selalu produk gandum di dapur Anda
Pastikan keluarga Anda selalu mengonsumsi produk dari bahan gandum. Bisa dalam bentuk roti gandum, atau pasta dengan kandungan gandum yang tinggi. Selalu masukkan produk gandum dalam menu harian di rumah untuk mendapatkan cukup asupan serat. Beras merah juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Anda bisa mengonsumsi nasi merah dengan lauk-pauk ala hidangan Sunda seperti biasa.

4. Pastikan selalu ada buah dan sayuran segar di dapur

Idealnya, setiap orang harus mengonsumsi 10 porsi buah setiap hari. KidsHealth menyarankan setidaknya usahakan mengonsumsi buah lima porsi sehari. Caranya, tambahkan dua porsi buah segar pada setiap waktu makan. Hal yang sama berlaku juga pada sayuran segar. Selalu pastikan piring makan keluarga Anda terisi dengan sayuran segar.

Cara lainnya, Mayo Clinic menyarankan untuk menyerut buah dan sayuran segar dan mencampurkannya pada hidangan harian. Kreatiflah mengolah buah dan sayuran, dengan membuat fruit smoothies atau fruit pancake untuk sarapan, misalnya. Anak-anak pasti suka.

5. Sajikan selalu susu rendah lemak

Menu sehat di rumah kembali kepada kebiasaan menyajikan makanan. Selalu sajikan susu rendah lemak atau tanpa lemak sebagai minuman saat sarapan. Fungsinya, untuk memberikan asupan kalsium dan protein yang sehat bagi seluruh anggota keluarga. Kurangi atau sebaiknya hindari minuman bersoda dan jus buah yang terlalu manis. Buatlah jus buah segar dengan mengurangi gula, karena buah segar sudah mengandung manis alami.

30 Juni 2011

..:Memisahkan Anak Bertengkar:..

Saat kita kecil, mungkin kita sering bertengkar dengan kakak atau adik. Masalahnya sepele saja, seperti rebutan mainan atau becanda berlebihan sehingga berujung pertengkaran. Nah bagaimana jika sekarang kita yang menghadapi anak-anak yang bertengkar?

Jangan terbawa emosi jika anak sedang bertengkar
Tetap tenang dan sabar. Bila terpancing emosi, biasanya kita akan membentak anak dan membandingkan anak. Padahal mereka butuh mediator untuk meredam pertengkaran.

Apa penyebab pertengkaran? Sebaiknya kita cari tahu
Biasanya penyebab pertengkaran anak adalah masalah sepele, seperti berebut mainan, atau ada salah satu yang usil. Dengarkan keterangan dari dua belah pihak, lalu cerna permasalahannya. Berikan penyelesaian yang adil untuk keduanya.

Upayakan Perdamaian
Aajarkan anak untuk tidak bermusuhan dan saling memaafkan. Kalau bertengkar karena berebut mainan, maka ajari untuk bisa berbagi. Kalau karena perasaan cemburu karena perbedaan perlakukan kita kepada mereka, mungkin kita yang harus introspeksi diri, apakah sikap kita pada mereka sudah adil atau belum.

Berikan Respon yang Positif
Bila sudah berbaikan, berikan respon yang positif. Berikan pujian kepada anak-anak bila mereka bisa berbaikan dan akrab kembali. Mereka tentu akan senang dan akan berinisiatif untuk melakukan hal yang sama di lain waktu.

Persaingan antar saudara kandung dalam keluarga memang tidak dapat dihindari. Semuanya bisa memunculkan konflik antar saudara kandung. Selisih umur antara adik dan kakak, juga bisa menjadi penyebab pertengkaran. Kalau selisihnya sedikit biasanya persaingan lebih kuat, sedangkan bila terpaut jauh, biasanya kakak akan sangat sayang dengan adiknya dan lebih bisa mengalah. Dibutuhkan beberapa penyesuaian agar keduanya bisaberdamai. Keluarga yang anggotanya rukun, akan mempengaruhi perkembangan moral anak-anak yang kita didik. Beri contoh anak-anak dengan perbuatan nyata. Orangtua harus memulai untuk saling menghormati dan menyayangi anggota keluarga lain.
(sumber majalah mombi edisi 29 juni 2011)

29 Juni 2011

..:Tips Merawat Pakaian dari Bahan Sutera:..

Tips merawat pakaian dari bahan sutera adalah sebagai berikut :

Cuci dengan tangan
Agar serat kain terhindar dari kerusakan, cucilah pakaian yang berbahan sutera dengan tangan.tanpa harus disikat atau di kucek.

Angin-anginkan
Mencuci pakaian berbahan sutera bisa juga dengan menggunakan sampo bayi atau larutan pewangi bukan memakai detergen. Setelah bersih jemur pakaian dengan cara diangin-anginkan.

Setrika dengan panas sedang
Jika hendak setrika pakaian dari bahan sutera gunakan panas sedang. 

Digantung bukan dilipat
Menyimpan pakaian berbahan sutera tidak dengan dilipat tapi di gantung memakai hanger.

07 Juni 2011

..:TIPS Mendampingi Anak Berinternet:..

Banyak orangtua yang takut mengenalkan internet pada anak, karena anggapan internet member pengaruh buruk pada anak. Padahal internet juga bisa meningkatkan kecerdasan dan kreativitas anak, lho, asalkan orang tua mau mendampingi.
Internet itu seperti halnya barang yang lain , selalu ada untung ruginya. Karena itu orang tua tidak perlu bersikap ekstrim, menjauhkan anak dari internet. Justru yang harus dilakukan orang tua adalah menemaninya saat berinternet. Dalam hal ini yang perlu di tekankan adalah penggunaannya bukan penyalahgunaannya dari internet.
Tips mendampingi anak berinternet :
1.Tahu dan bisa berinternet.Kelemahan orang tua saat ini adalah mereka gagap teknologi. Bagaimana mau mendampingi anak kalo orang tuaya tidak tahu tentang internet. Maka sebel;um mendamp[ingi anak, orang tua harus lebih tau dlu mengenai teknologi internet.
2.Mendampingi anak berinternet tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional dan factual. Terlibat dalam kegiatan yang sedang di lakukannya dan berikan bimbingan padanya.
3.Melindungi. Pilih content yang aman untuk anak. Jelaskan content internet mana yang sebaiknya di buka dan content mana yang sebaiknya tidak di buka.
4.Disiplin. Batasi anak berinternet dengan member jadwal. Taruhlah computer di ruang keluarga agar bisa di awasi. Anak yang lebih dewasa bisa diberi porsi yang lebih banyak. Selain itu orang tua harus jeli mengenali karakter anak.
5.Yang terpenting adalah membangun resistensi dalam diri anak, sehingga anak bisa lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi-teknologi baru dan bartanggung jawab dalam menggunakannya.

Photobucket

06 Juni 2011

..:Awas, Anak Coba-coba Rokok:..

Awas! Anak Coba-coba Rokok. Peringatan ini bukan tanpa alasan. Faktor lingkungan sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, jangan salahkan anak kalau di lingkungan terdekat mereka adalah perokok seperti orang tua, paman, kakak Mereka ingin terlihat dewasa. itu alasan pertama. Dorongan ini semakin kuat lagi saat teman-teman dekatnya sudah mulai merokok dan mengajaknya untuk mencoba rokok. kalau tidak merokok, ia merasa tidak bakal diterima oleh teman-temannya. Terpaksalah ia merokok. Itu alasan kedua.

Alasan ketiga mengapa anak mulai merokok adalah kesan yang tertanam terhadap sosok perokok yang kelihatan jantan, gagah, berani dan pastinya keren. Seperti yang ada di iklan-iklan rokok. Alasan keempat adalah merokok sebagai tempat pelarian dari masalah yang dihadapinya. Seperti masalah orang tua yang selalu bertengkar, sulit menerima pelajaran disekolah, Merasa minder dan tidak berguna, rokok dianggap sebagai pelarian yang bisa menyelamatkannya dari masalah.

Pada umumnya mereka mencoba rokok tanpa pernah berpikir tentang faktor negatif dan faktor positif dari merokok.

Cegah dan hadapi dengan Bijak

10 Mei 2011

..:Makanan Yang Menyebabkan Alergi Pada Asi:..

Bagi Ibu yang sedang menyusui lebih baik hati-hati dalam mengkonsumsi makanan, karena makanan tertentu bisa mempengaruhi ASI dan menyebabkan alergi pada anak. Untuk itu ketahui makanan apa saja yang sering menyebabkan alergi dari ASI.

"Makanan yang dimakan ibu menyusui akan masuk ke peredaran darah dan bisa bikin alergi pada bayi," ujar Dr dr Zakiudin Munasir, SpA(K) dari divisi Alergi-Imunologi Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM dalam acara media edukasi 'Alergi Susu Sapi Bukan Penghalang Pertumbuhan Anak' di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (27/4/2011).

Dr Zakiudin menuturkan ada beberapa makanan tertentu yang sering menyebabkan alergi pada anak dari ASI yaitu:
1. Susu sapi
2. Kacang tanah
3. Telur
4. Makanan laut (seafood)

Jika muncul gejala alergi pada anak seperti ruam merah, sering batuk pilek, diare atau gejala lainnya maka cari tahu makanan apa yang dikonsumsi oleh sang ibu yang bisa memicu alergi.

"Misalnya merah-merah di pipi bayi sering dibilang akibat ketumpahan ASI, padahal itu harus dicurigai. Karena kalau akibat ketumpahan ASI kenapa tidak muncul di bibir dan mulutnya," ujar dokter yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi (Peralmuni) cabang Jakarta Raya.

Pilek yang muncul akibat alergi umumnya berbeda dengan pilek biasa. Jika pilek akibat alergi maka cairan yang keluar cenderung cair, sedangkan kalau infeksi disertai dengan demam dan lendirnya kental kadang berwarna hijau.

"Sedangkan untuk ibu hamil tidak perlu pantang dan bebas mengonsumsi makanan apa saja yang bergizi, yang tidak boleh adalah kontak dengan asap rokok," ungkap Dr Zakiudin.
Alergi terjadi ketika antibodi tubuh menangkap suatu zat (bisa makanan, debu, obat dan sebagainya) yang dianggap sebagai benda asing, kondisi ini memicu sel mast (sel yang berperan terhadap reaksi alergi) pecah dan mengeluarkan zat yang menyebabkan munculnya gejala alergi.

Dr Zaikudin menuturkan ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya alergi yaitu:

  1. Ketahui dari faktor genetiknya, karena salah satu hal yang meningkatkan kejadian alergi adalah akibat genetik.
  2. Menghindari pencetus alergi, misalnya bayi yang baru lahir jangan diberikan susu sapi atau probiotik, tapi berikanlah ASI.
  3. Membuat infeksi yang tidak sakit yaitu melalui imunisasi vaksin hidup. Hal ini karena makin tinggi infeksi maka alerginya makin rendah.
  4. Menciptakan lingkungan yang tidak memicu alergi misalnya menghindari penggunan karpet yang berlebihan.(Sumber detik)

..:Cara Menggugah Selera Makan Anak:..

Membuat anak menyenangi berbagai macam makanan memang terasa sulit. Tentu hal ini akan mengganggu perolehan nutrisi pada anak yang menyebabkan kurang optimalnya tumbuh kembang si buah hati. Bila anda mengalami hal semacam ini, anda dapat mencoba beberapa kiat ini.

1. Jangan ada distraksiBiasakan anak untuk menikmati waktu makannya tanpa ada gangguan sehingga anak lebih berkonsentrasi pada piring di depannya. Karena itu matikan televisi atau singkirkan mainannya saat memberi makan pada anak.

2. Jangan terlalu lamaWaktu maksimum dalam pemberian makan pada anak sebaiknya tidak lebih dari 30 menit. Menurut dr.Aryono Hendarto, Sp.A (K), secara oral motorik, mulut akan capek jika terus mengunyah lebih dari 30 menit. "Biasanya anak akan diam dan membiarkan makanan lumat dengan sendirinya atau diemut. Karena itu jika dalam 30 menit makanan tidak habis, sudahi saja. Satu atau dua jam kemudian tawarkan lagi pada anak apakah sudah lapar lagi," katanya.

16 April 2011

..:Beri Teladan Antiboros:..

Anak anda boros? jangan buru-buru mencari kambing hitam. Pikirkan pola asuh yang anda terapkan selama ini, jika sejak kecil anak terbiasa hidup boros tak usah heran kelak saat dewasa ia menjadi pemboros. Maksud hati ingin menunjukkan kasih sayang dengan memenuhi kebutuhannya, orang tua malah mendidiknya menjadi anak yang rentan sifat manja, daya juang rendah, egois, konsumtif dan materialistis.

Pola hidup konsumtif tidak bisa membedakan antara Need dan Wants. Padahal need dan wants itu berbeda. Need dapat diartikan sebagai kebutuhan yang memang dibutuhkan. Sedangkan wants, hanya keinginan semata yang berasal dari emosi sesaat.

Ada beberapa kiat efektif dalam memberikan keteladanan pada anak untuk tidak konsumtif menurut psikolog Fitrianin F. Syahrul.

09 April 2011

..:Tahapan membentuk anak Percaya Diri:..

Beberapa tahapan membentuk anak percaya diri adalah sebagai berikut:

1. Pada Bayi (Tahap Trust atau kepercayaan)
Mengembangkan rasa percaya pada bayi adalah dengan cara ketika bayi menangis dengan memberikan apa yang ia butuhkan. Tunjukkan kepedulian dan kesensitifan kita sebagai orang tua. Ada kalanya kita meninggalkannya untuk waktu lama. kondisi ini ternyata bisa mengembangkan rasa tidak percaya atau hilang kepercayaan. ketika kita pulang, dia akan menanamkan kepercayaan dirinya lagi.

07 April 2011

..:Manfaat Mendongeng Bagi Anak:..

Mendongeng bisa diartikan membacakan cerita atau menularkan cerita kepada anak. Yang menjadi bahan mendongeng bisa kisah nyata, tidak nyata atau pengalaman. Banyak di antara orangtua yang berpikir bahwa bercerita atau mendongeng bagi anak adalah perbuatan yang sia-sia, hanya membuat lelah saja. Terlebih lagi bagi orangtua yang sibuk dengan pekerjaan kantor, banyak di antara mereka yang akhirnya tidak memiliki waktu untuk anak meskipun untuk sekedar mendongeng sebagai pengantar tidur sang anak.